Mendidik anak laki laki secara agama

 Sudah menjadi kewajiban setiap orangtua untuk mendidik anak-anaknya sebaik mungkin. Tapi, mendidik anak perempuan dan laki-laki dalam Islam ternyata berbeda.


Seperti yang telah diajarkan oleh Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam, beliau mencontohkan untuk mendidik anak dengan rasa sayang dan penuh kesabaran. Tidak membentak, tetapi tegas dalam urusan agama.

1. Mengajarkan Ilmu Tauhid dan Akidah

Ilmu tauhid atau ilmu tentang ketuhanan dan akidah (keimanan) sangat penting untuk diajarkan pada anak sejak dini. Rasulullah SAW juga mengajarkan anak-anaknya untuk mengucap kalimat syahadat, Lailaha illaallah yang artinya tiada Tuhan selain Allah.

2. Mengajarkan Ilmu Agama

Mendidik anak laki-laki.

Ilmu agama bisa menjadi pondasi kehidupan seorang anak di masa depan. Karena itu, pondasi ini harus ditanamkan sedini mungkin. Apalagi, nantinya anak laki-laki akan menjadi pemimpin untuk kelarganya dan ummat.

Ayah dan Bunda bisa mengajarkan ilmu agama dengan cara sederhana, seperti:

- Membiasakan anak membaca doa sebelum -melakukan sesuatu dan setelah melakukan sesuatu,

-Mengajarkan doa-doa harian

-Mengenalkan sosok Nabi dan Rasul, dan -meneladani sikapnya dalam kehidupan sehari-hari

-Mengajari membaca Al-Quran dan mengimaninya.

-Mengenalkan anak pada rukun iman dan rukun islam.

-membacakan buku cerita Islami tentang Nabi dan Rasul, atau buku mengenai akhlak terpuji. 

3. Mengerjakan Tata Cara Salat

mengajarkan anak shalat.

Salat termasuk kewajiban yang harus dilakukan seorang muslim. Karena itu, seorang anak wajib belajar salat dan membiasakannya sejak kecil.

Pada usia tujuh tahun, anak laki-laki maupun perempuan sudah wajib melaksanakan shalat. Sehingga wajib bagi orangtua untuk mendidik anak agar taat terhadap perintah Allah SWT.

4. Mengajarkan Ibadah Puasa

mengajarkan anak berpuasa

Mengajarkan anak untuk melakukan rukun Islam ketiga sangat dianjurkan. Ayah dan Bunda bisa mengajarkan si kecil berpuasa setengah hari, bila belum mampu. Dan jika ia sudah mampu, biasakan untuk berpuasa hingga waktu berbuka.

5. Mengajarkan Anak untuk menjadi Pemimpin anak pemimpin.

Anak laki-laki kelak akan menjadi pemimpin dan menjadi seorang imam yang baik pula untuk keluarganya. Karena itu, mengajarkan si kecil menjadi seorang pemimpin perlu Ayah dan Bunda lakukan. 

Ayah dan Bunda bisa mengajarkan si kecil untuk bersikap adil, tegas maupun mandiri sesuai tempatnya. Misalnya dengan menceritakan kisah teladan Nabi dan Rasul sehingga mereka bisa meneladaninya.

Jangan lupa untuk selalu mencontohkan sikap-sikap kepemimpinan agar ia meniru apa yang di lakukan.

6. Mendidik Anak menjadi Laki-laki yang Bertanggung Jawab dan Mandiri.

Rasa tanggung jawab wajib ditanamkan sejak dini membuat anak memahami kewajiban dan kodratnya sebagai laki-laki. Anak laki-laki yang bertanggung jawab nantinya akan bermanfaat untuk keluarganya dan orang lain.

Sedangkan kemandirian merupakan salah satu kunci menjadi orang yang sukses dan behasil di masa depan.

Anak laki-laki yang sudah terbiasa mandiri akan mudah mengatur berbagai urusannya sendiri. Misalnya saat mengatur keuangan rumah tangga maupun pekerjaannya nanti.

7. Mengajarkan Akhlak Mulia dan Berbakti pada Orang Tua

mendidik anak laki-laki dalam islam

Kebaikan seseorang akan dinilai dari dua hal, yaitu agama dan akhlaknya. Karena itu, ajarkan nilai-nilai kebaikan pada anak-anak, tentang akhlak baik dalam Islam, bagaimana berperilaku baik dengan orang lain dan sebagainya.

Selain itu, berbakti pada orangtua juga merupakan hal yang harus dibiasakan sejak kecil.

Komentar